curug setawing kulonprogo, air terjun mungil di perbukitan menoreh

Air terjun atau Curug Setawing berlokasi di dusun Jonggrangan, Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta. Rute menuju Curug Setawing sama dengan rute menuju air terjun Kembang Soka maupun air terjun Kedung Pedut. Air terjun atau Curug Setawing mulai dikenalkan sebagai tempat wisata pada akhir tahun  2014 dan diresmikan sebagai tempat wisata pada tahun 2015. Keistimewaan dari air terjun ini adalah, air yang mengalir mengandung endapan kapur sehingga pada dinding air terjun terbentuk endapan layaknya stalagtit atapun stalagmit. Pada dinding air terjun juga terdapat rongga yang dapat dimasuki oleh pengunjung, jika masuk ke bagian dalamnya kita seolah-olah berada di balik air terjun Curug Setawing. 

Curug Setawing Girimulyo, Kulonprogo
Curug Setawing Girimulyo, Kulonprogo


Air terjun Curug Setawing merupakan satu dari sekian air terjun yang berada di wilayah Girimulyo, Kulonprogo. Adapun air terjun di daerah ini diantaranya adalah : Air terjun Kembang Soka, air terjun Grojogan Sewu, air terjun Kedung Pedut dan yang terakhir adalah air terjun Sigembor. Dari sekian air terjun di daerah ini, air terjun inilah yang memiliki ukuran paling kecil. Ukurannya yang kecil hampir sama dengan air terjun Sigembor yang letaknya berada di sisi jalan menuju ke arah Kembang Soka. Meskipun kecil, namun air terjun atau curug Setawing cukup menarik untuk kita kunjungi, terlebih bagi kamu yang berasal dari Yogyakarta dan sepulang perjalanan mengunjungi air terjun Kembang Soka atau air Terjun Kedung Pedut. Tempat ini cocok sebagi tempat untuk menepi sambil melepas lelah karena suasananya yang masih sangat asri dan sepi. 

Rute menuju air terjun Curug Setawing Kulonprogo.

Rute menuju air terjun Curug Setawing Kulonprogo dari Yogyakarta - Tugu Yogyakarta ke barat - Ringroad Barat - Jalan Godean - Pasar Godean - Melewati Jembatan Sungai Progo- Perempatan Bangjo Nanggulan - Lurus menuju ke arah wisata Goa Kiskendo ( Melewati Tanjakan Perbukitan menoreh yang panjang )  Ikuti jalan tersebut sampai menemukan perempatan pasar Jonggrangan - di sebelah kanan Pasar Jonggrangan perhatikan penunjuk arah menuju ke Curug Setawing. Lokasi Curug Setawing kurang lebih 1-2 km dari Pasar Jonggrangan dengan melewati jalan menurun di bagian samping pasar.

Untuk masuk ke kawasan air terjun Curug Setawing kita hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp.2.000;. Tempat untuk memarkirkan kendaraan kita berada di suatu rumah warga dan dikelola oleh karangtaruna sekitarnya. Berbeda dengan air terjun lainnya di wilayah Girmulyo yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan atau pengunjung. Air terjun Curug Setawing relatif masih sepi oleh pengunjung meskipun di hari libur sekalipun. Untuk menuju Curug Setawing maka kita harus berjalan kurang lebih 500 meter dari tempat kita memarkirkan kendaraan kita melewati jalanan yang sudah dimistar dan melewati samping area persawahan yang dikelola oleh warga sekitarnya. 

Di sepanjang jalan menuju Curug Setawing, kita akan dapat menemukan aliran-aliran air layaknya sungai kecil yang konon berasal dari mata air yang masih banyak kita jumpai di area ini. Sungai kecil tersebut berasal dari atas bukit dan seolah membelah perbukitan serta membasahi area di sekelilingnya menjadikan tempat ini sangat subur. Di area ini kita juga dapat menjumpai aktifitas warga sekitar dalam mengelola sawahnya yang sebagian besar ditanami oleh tanaman padi.

Tidak sampai 15 menit berjalan kita sudah sampai lokasi air terjun Curug Setawing, Curug Setawing berada di atas sebelah kiri jalan dan lokasinya berada di atas ketinggian. Untuk bisa mencapai lokasi curug ini maka kita harus naik pada sebuah undakan yang masih sangat rimbun karena tertutup oleh semak belukar. jalanan yang basah karena terkena cipratan air terjun membuat kita harus berhati-hati melewati tempat ini, karena saya sendiri sempat hampir saja tergelincir karena tidak berhati-hati ketika melewatinya.


Keindahan Air Terjun Curug Setawing

Air terjun Curug Setawing
Air terjun Curug Setawing


Air terjun Curug Setawing Kulonprogo berbeda dengan air terjun lainnya di wilayah ini. Air terjun ini memiliki keistimewaan yaitu dinding air terjun ini memiliki beberapa undakan. Air yang mengalir tidak langsung jatuh ke dasar dibawahnya melainkan aliran air menabrak undakan tersebut menciptakan efek air yang menyebar dan menimbulkan suara air yang lirih terdengar meskipun kita berada di dekatnya. Pada dasarnya air terjun ini memiliki kubanggar atau dalam bahasa awamnya kita menyebutnya sebagai kedung. Kedung inilah yang sering dimanfaatkan oleh para pengunjung air terjun sebagai tempat untuk mandi ataupun bermain air. Kedung di air terjun Curug Setawing memiliki ukuran yang kecil namun masih bisa digunakan sebagai tempat untuk mandi atau berbasah-basah ria. :D. Air yang berada di kedung akan mengalir lagi ke bagian sisi bawahnya sekitar 5 meter menuju sungai di bagian bawahnya. 

Fasilitas di Air Terjun Curug Setawing

Meskipun air terjun ini jauh dari keramaian dan masih sepi, namun pihak pengelola sudah menyediakan fasilitas-fasilitas yang bisa digunakan oleh para pengunjung yang datang. Adapun fasilitas di tempat ini adalah : Tempat parkir, mushola, toilet dan sarana informasi yang jadi satu dengan tempat parkir kendaraan. Di lokasi air terjun kita tidak dapat menemukan penjual makanan sehingga apabila rekan-rekan lupa tidak membawa bekal akan lebih baik jika membeli makanan di sekitar Pasar Jonggrangan atau di area parkir kendaraan, disana ada beberapa ibu-ibu yang menjual makanan yang bisa kita bawa ke lokasi air terjun. Di lokasi air terjun tepatnya di tepi jalan terdapat sebuah gubug tua yang bisa kita manfaatkan sebagi tempat berteduh.


Debit air di air terjun Curug Setawing Kulonprogo tidak menentu tergantung musim yang dialami. Di musim penghujan misalnya, debit air di air terjun ini akan besar. Hal itu dikarenakan sumber mata air di bagian atasnya mengeluarkan air yang cukup banyak. Berbeda dengan musim kemarau dimana sumber air akan mengalirkan sedikit air, maka dipastikan debit air terjun ini akan berubah menjadi kecil. Memang keberadaan air terjun Curug Setawing erat kaitannya dengan sumber mata air yag berada di bagian atasnya. Di musim kemarau tiba, tidak sedikit masyarakat yang memanfaatkan sumber air tersebut untuk diambil airnya guna kebutuhan sehari-hari sehingga air terjun ini tidak dialiri oleh air / mati. Jadi waktu yang terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah di musim penghujan atau peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau.

Pada waktu saya mengunjungi Curug Setawing, saya tidak menemukan pengunjung lain di tempat ini. Di sekitar air terjun ini saya hanya menemukan beberapa bapak-bapak yang sedang mencari rumput untuk keperluan pakan ternak dan diantaranya sedang mengolah sawah milik mereka. Nah bagi rekan-rekan yang ingin menikmati air terjun yang masih sangat alami dan cukup sepi, air terjun ini bisa menjadi rekomendasi sebagai tempat untuk menepi, berburu foto ataupun sebagai tempat bersantai sambil menikmati panorama yang ditawarkannya.


Air terjun Curug Setawing merupakan saalah satu tempat wisata di daerah Girimulyo yang patut dikunjungi selain obyek wisata lain seperti Goa Kiskendo maupun air terjun lainnya. Suasana alam yang asri dan bersih membuat kita akan betah berlama-lama di tempat ini. Kesadaran masyarakat di wilayah ini untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih patut di apreasiasi. Di lokasi ini saya tidak menemukan sampah yang berceceran baik di lokasi air terjun maupun di area sekitarnya. Mari kita sebagai pengunjung ikut serta menjaga kelestarian lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan tidak melakukan aksi vandalisme. Semoga artikel ini dapat menambah minat pembaca untuk mengunjungi air terjun Curug Setawing Kulonprogo.

" Bagaimana ? Tertarik mengunjungi air terjun Curug Setawing ? "

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "curug setawing kulonprogo, air terjun mungil di perbukitan menoreh"

  1. Sempet meh mampir, tapi gak sido..ahahah

    ReplyDelete
  2. Saya selalu terkesan dengan kehidupan Yogyakarta, khususnya di kawasan kabupaten-kabupatennya. Saya belum berkesempatan mengeksplor Kulon Progo lebih jauh, dulu cuma ngerasain offroad di Nglinggo saja. Saya terbayang-bayang keindahan alam di kawasan Perbukitan Menoreh, spot sunrisenya, hutannya, hingga air terjunnya, kayak ini, duh mupeng...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kulonprogo memang unik mas, masyarakat di perbukitan menoreh yg masih lugu, dan terlihat rukun"

      hehe sama mas...sama cuma sebatas berkunjung ke daerah sendangsono, dan beberapa daerah yg memiliki wisata air terjun...pengen mengunjungi pantai" di daerah ini..mudah"an bs kesampaian

      Delete